Pantauan detikcom, pukul 09.05 WIB, Selasa (27/5/2008), ratusan warga harus berjalan kaki sekitar 500 meter untuk mencapai halte karena jalan ditutup mahasiswa UKI yang berdemo menolak kenaikan harga BBM.
Pengendara motor yang mencoba menerobos barikade yang dibuat oleh mahasiswa UKI pun turut diusir mahasiswa. "Mutar saja, Pak," teriak seorang mahasiswa, sambil mengacung-ngacungkan kayu pendek.
Akibat penutupan jalan itu, arus lalu lintas macet parah. Bus atau angkutan umum yang biasa melintas di Cawang menjadi terhambat. Akibatnya setiap ada bus yang lewat langsung diserbu para penumpang.
Korbannya adalah para pekerja kantoran yang mengandalkan bus sebagai angkutan umum. "Mobilnya jadi susah. Jadi saya harus jalan kaki sampai Cawang," ujar Indriansyah, pekerja di kawasan Sudirman.
Budimansyah, juga merasakan hal yang sama. Warga Bogor yang bekerja di kawasan Gatot Subroto ini kesulitan untuk mendapatkan bus Mayasari Bakti yang menuju Grogol. "Saya sudah dari tadi nggak dapat bus. Kalau ada, ya sudah penuh dengan orang-orang," ujar Budimansyah. (mar/nrl)











































