Beruang Teddy Dilarang Masuk ke Rumah Sakit

Beruang Teddy Dilarang Masuk ke Rumah Sakit

- detikNews
Selasa, 27 Mei 2008 06:12 WIB
Melbourne - Banyak anak-anak yang dirawat di rumah sakit membawa mainan kesayangannya, salah satunya boneka teddy bear. Namun mainan berbulu lembut ini dikhawatirkan dapat menyimpan kuman yang berbahaya. Alhasil, boneka teddy bear ini dilarang dibawa ke rumah sakit.

Pelarangan ini diberlakukan di beberapa rumah sakit di Melbourne. Bahkan rumah sakit The Royal Children melarang sumbangan mainan berbulu yang bekas. Selain itu pihak rumah sakit membatasi anak-anak berbagi mainan yang mereka bawa dari rumah, sebab rawan terinfeksi.

Hasil penelitian menemukan mainan berbulu ini dapat membawa kuman yang berbahaya termasuk kuman yang mematikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penelitian di New Zealand menemukan 90 persen mainan berbulu yang dibawa ke kamar membawa kuman-kuman. Sedangkan penelitian dari Rumah Sakit The Royal Women menunjukkan boneka ini berpotensi sebagai tempat bertumbuhnya bakteri yang berbahaya, termasuk kuman MRSA (methicillin-resistant Staphylococcus aureus) super bakteri ganas, pintar dan resisten terhadap beberapa antibiotik.

Spesialis anak neonatology, Profesor Mark Davies, yang ikut dalam penelitian di Rumah Sakit The Royal Women mengatakan, mainan berbulu ini yang dibawa ke bangsal kanker, unit intensif care dan unit neonatal menjadi perhatian khusus.

"Saya akan memperingatkan jika membawa mainan berbulu, karena kondisi sistem kekebalan anak sangat rawan," kata Davies seperti diberitakan Herald Sun, Selasa (27/5/2008).

Davies mengatakan, mainan berbulu yang letakkan di tempat tidur bayi berisiko, karena bayi tiba-tiba bisa terkena sindroma kematian bayi mendadak, salah satu penyebab kematian bayi yang paling tinggi.

Pihak rumah sakit di Inggris juga menasihati orangtua untuk membawa mainan yang baru dari toko dan dijual dalam kotak. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit. (mly/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads