"Di dalam pesawat ada 9 orang dan semuanya tewas," kata juru bicara Kementerian Situasi Darurat Rusia seperti dikutip AFP, Senin (26/5/2008).
Menurut juru bicara kementerian ini, pesawat sudah terbang dari Chelyabinsk tetapi terpaksa kembali lagi karena keluar banyak asap di kokpit.
Seorang saksi Vladimir Zonov mengatakan puing-puing pesawat itu tersebar sampai 300 meter dari tempat kecelakaan. "Kami melihat api menyala besar, seolah-olah sesuatu sudah meledak. Kami tahu bahwa pesawat sudah jatuh di lahan gandum," kata Zonov.
Berdasarkan data perusahaan penerbangan carter Moskoviya, pesawat kargo besar An-12 mampu membawa 20 ton muatan dengan rute Chelyabinsk ke Perm. Sementara petugas perusahaan saat dihubungi mengatakan tidak tahu mengenai kecelakaan pesawat.
Pesawat An-12 pertama kali diproduksi di Uni Soviet pada 1960. Pada Juli tahun lalu, pesawat An-12 mengalami kecelakaan di Airport Domodedovo, Moskow dan menewaskan 7 orang. (mly/mly)











































