"Kami minta maaf pada masyarakat yang datang setelah pukul 15.00 WIB. Pemandu wisata dan petugas juga manusia yang tentunya butuh istirahat," ujar Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2008).
Antusiasme masyarakat mengikuti program "Istana Untuk Rakyat" yang dibuka Sabtu-Minggu kemarin dinilai luar biasa. Di hari pertama, jumlah pengunjung mencapai 1.296 orang dan meningkat menjadi 1.899 keesokan harinya.
Mereka tidak hanya dari Jakarta dan sekitarnya. Tercatat banyak juga pengunjung berasal dari Aceh, Yogyakarta, Semarang dan Kalimantan serta turis asing. Mereka datang dalam rombongan-rombongan besar.
Akibat membludaknya jumlah pengunjung, otomatis arus wisatawan keliling istana jadi sangat padat. Kepadatan ini kemudian menjadi penyebab pengunjung yang telah terdaftar tidak dapat segera diberangkatkan, dan yang baru datang pada sore hari terpaksa diminta kembali sepekan depan.
"Tim pelaksana terus melakukan perbaikan berdasar masukan yang diterima. Tujuannya warga bisa nyaman dan mendapat manfaat dari sejarah bangsa," sambung Mallarangeng.
(lh/gah)











































