Sang penanya berasal dari banyak kalangan dan berbagai latar belakang. Bahkan, bekas Pjs Sekretaris Negara (Sekneg) zaman Presiden Gus Dur, Bondan Gunawan, juga menelepon dirinya untuk menanyakan hal yang sama.
"Banyak pihak yang menanyakan nama Joko Suprapto, tapi semua saya jawab tidak ada nama itu. Sejak pagi telepon saya tak pernah berhenti," kata Tumiran, Ketua Jurusan Tenik Elektro Fakultas Teknik UGM, kepada wartawan di kampus Bulaksumur Yogyakarta, Senin (26/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekali lagi kita jawab, nama itu tidak kita temukan di jurusan. Dulu memang jurusan teknik mesin dan listrik itu menjadi satu. Kemudian berdiri sendiri menjadi teknik listrik dan berubah menjadi teknik elektro seperti saat ini," kata Tumiran dibenarkan oleh Sungkono, Kepala Bagian Akademik dan Pengajaran Fakultas Teknik, yang mendampinginya.
Sejak Jumat (23/5/2008) lalu, berita Joko Suprapto memang telah membuat heboh. Joko diberitakan menghilang sejak 7 Mei 2008 dan baru kembali ke rumahnya di Nganjuk, Jawa Timur, pada Jumat, 23 Mei dinihari. Sempat diberitakan Joko diculik. Menghilangnya Joko hingga saat ini masih misteri. Disebut-sebut kegagalannya untuk merealisasikan bahan bakar air yang membuat Joko menghilang, karena tertekan. (bgs/asy)











































