"Tidak usah menunggu jadwal. Kami ingin Kapolri dihadirkan lebih cepat. Saya yakin ini bukan peristiwa yang terakhir," kata anggota Komisi III dari FPKS Nashir Jamil.
Hal itu disampaikan Nashir saat bertemu dengan sivitas Unas di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2008).
Pendapat ini mendapat dukungan dari politisi yang lain, sebut saja Kurdi Mukri. Anggota Komisi III dari FPPP itu bahkan mengusulkan dibentuk panitia kerja (Panja) untuk menyelidiki kasus yang terjadi Sabtu 24 Mei itu.
"Kalau perlu Komisi III membentuk panja untuk menyelidiki kasus tersebut lebih jauh," ujarnya.
"Kami menilai polisi telah abuse of power. Karena itu saya usul sebelum Kapolri rapat dengan Komisi III, kita bentuk tim khusus untuk mencari data kejadian itu," lanjut politisi lain, Nursyamsi Murlan, dari FBPD.
Sementara itu Akil Muchtar mengaku sangat prihatin dengan peristiwa kekerasan tersebut. "Siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan ini? Kami minta harus ada tindakan yang proporsional. Minta tanggung jawab institusional. Apakah dicopot atau tidak itu urusan lain," tandas politisi Golkar yang terpilih sebagai hakim MK ini. (ken/nrl)











































