Ancaman Mogok Nasional Sektor Transportasi Harus Ditanggapi

Ancaman Mogok Nasional Sektor Transportasi Harus Ditanggapi

- detikNews
Senin, 26 Mei 2008 13:00 WIB
Solo - Ancaman mogok nasional di bidang transportasi akibat kenaikan harga BBM harus ditanggapi serius oleh Pemerintah. Sebab jika itu terjadi, kondisi Indonesia semakin buruk.

Hal itu disampaikan Ketua MPR, Hidayat Nurwahid kepada wartawan sebelum menjadi pembicara seminar yang diadakan Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Surakarta di Balaikota Surakarta, Senin (26/5/2008).

"Bagaimana angkutan bisa beroperasi jika pendapatanya tidak bisa menutupi biaya operasionalnya. Tapi kalau saya memaklumi keluhan pengelola jasa angkutan bukan berarti saya merestui terjadinya pemogokan itu," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Hidayat meminta pemerintah serius untuk menanggapi keluhan pengelola jasa angkutan itu. Sebab jika pemogokan itu benar-benar dilakukan justru akan semakin memperburuk kondisiΒ  perekonomian justru di saat pemerintah ingin menyelamatkan perekonomian dengan menaikkan harga BBM.

Menurut Hidayat, ada beberapa opsi yang bisa dilakukan dilakukan pemerintah. Misalnya jika angkutan tetap menggunakan BBM dengan harga umum, harus diterbitkan aturan yang memungkinkan pemilik usaha tidak terbebani disertai keharusan menaikkan gaji karyawan dan seluruh awak jasa angkutannya.

Bisa juga pemerintah memberikan BBM harga khusus bagi jasa angkutan. Jika kebijakan ini yang dipilih maka pemerintah harus dengan tegas menindak penyelewengan BBM yang dilakukan pihak-pihak tertentu akibat pemberian harga khusus tersebut.

"Saya minta pemerintah tegas menghukum para pelaku penyelewengan dan penimbun BBM. Para penimbun dan penyeleweng inilah yang pantas disebut sebagai teroris-teroris di bidang BBM," kata dia. (mbr/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads