Belakangan rumor mengenai pasangan Obama dan Hillary Clinton sebagai wapres kian berhembus kencang. Namun gagasan itu menuai pro dan kontra. Apalagi bagi kaum muda.
Sebagian kalangan menganggap konsep Obama-Hillary bakal bisa menyatukan partai. Ada pula yang berpendapat Obama membutuhkan Hillary untuk bisa meraih dukungan sejumlah negara bagian besar seperti Ohio, Texas dan Pennsylvania.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tak semua pendukung Obama maupun Hillary setuju dengan konsep itu. Demikian diungkapkan sejumlah analis seperti dilansir Herald Sun, Senin (26/5/2008).
Para pendukung Hillary banyak yang berkeyakinan bahwa pertarungan belum berakhir. Hillary masih mungkin mengalahkan Obama dalam nominasi partai. Mereka tidak rela jika Hillary harus menjadi orang kedua setelah Obama.
Pendukung Obama pun, khususnya kaum muda, setali tiga uang. Menurut mereka, Hillary mencerminkan "politik bentuk lama". Padahal Obama selama ini gencar mendengungkan perubahan. (ita/nrl)











































