"Kita bertemu sivitas Unas hari ini pukul 11.00 WIB. Sedangkan Kapolri masih dijadwalkan. Paling lambat akhir Juni untuk meminta klarifikasi penyerbuan," kata anggota Komisi III DPR Patrialis Akbar kepada detikcom, Senin (26/5/2008).
Menurut dia, Komisi III DPR tidak akan menelan mentah-mentah terkait dugaan penyiksaan dalam penyerbuan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi PAN ini menilai apa pun alasannya penyerbuan ke dalam kampus tidak diperbolehkan. "Jadi siapa yang memulai kan belum jelas. Saya memberikan penghargaan bagi Kapolri yang menyatakan akan melakukan penindakan aparatnya jika ada yang terbukti menyalahi prosedur," ujar Patrialis.
Kampus Unas diserbu polisi setelah kenaikan harga BBM pada Sabtu 24 Mei 2008. 31 Mahasiswa masih ditahan karena diduga mengganggu ketertiban umum. (aan/nrl)
