"Kita memang ada rencana (menaikkan). Saat ini masih melakukan kajian-kajian," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nurachman saat berbincang dengan detikcom, Senin (26/5/2008).
Nurachman menjelaskan, kenaikan tarif TransJ ini sudah lama direncanakan. "Kenaikan ini sudah lama dan belum direalisasikan. Kita juga masih menunggu masukan dari pihak terkait," tuturnya.
Menurutnya, semestinya bus TransJakarta tidak perlu menaikkan tarifnya. Karena saat ini hampir seluruh armada bus sudah menggunakan BBG.
"Kami kan sudah lama ingin menaikkan tarif. Tapi jika tarif akhirnya naik, ini tidak terkait dengan kenaikan harga BBM, karena hampir seluruh armada busway berbahan bakar gas," pungkasnya.
Rencana menaikkan tarif TransJ telah meluncur beberapa bulan lalu. Saat ini TransJ bertarif Rp 3.500 dan diusulkan akan naik menjadi Rp 5.000. (ary/nrl)











































