Insiden Unas, 'Kabinet Bayangan' Segera Panggil Kapolri

Insiden Unas, 'Kabinet Bayangan' Segera Panggil Kapolri

- detikNews
Minggu, 25 Mei 2008 10:15 WIB
Insiden Unas, Kabinet Bayangan Segera Panggil Kapolri
Jakarta - Koalisi muda parlemen DPR secepatnya akan memanggil Kapolri untuk menanyakan dan meminta pertanggungjawaban terkait 'penyerbuan' ke kampus Unas. Sebab tindakan polisi dinilai sudah tidak proporsional.

"Bahkan siang ini kami akan melakukan sidang kabinet bayangan," kata anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi, yang juga dosen ekonomi di Unas. Hal ini disampaikannya di kampus Unas, Jl Sawo Manila, Pejaten, Jakarta Selatan, Minggu (25/5/2008).

Yuddy yang duduk sebagai Menhan di kabinet bayangan, yang dibentuk para politisi muda senayan ini melanjutkan, tugas polisi adalah untuk menjaga demonstrasi tidak anarkis. Apabila sampai masuk ke dalam kampus maka hal itu tidak bisa ditolerir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mahasiswa jangan hanya lapor ke Komnas HAM, tapi juga lapor ke Kapolri dan Kadiv Propam untuk menyidik siapa yang bertanggung jawab atas penyerangan itu. Apakah Kapolsek, Kapolres, atau ada komandan lain," jelasnya.

Pantauan detikcom di lapangan, kampus Unas masih dalam kondisi tertutup. Pecahan kaca masih bertebaran, namun kendaraan yang rusak sudah dipindahkan. Setiap orang yang hendak masuk ke kampus harus melalui pemeriksaan petugas keamanan kampus.

Mereka ditanyai identitas dan tujuannya. Hanya aktivis dan civitas akademika kampus yang diperbolehkan masuk. Rencananya pada pukul 10.00 WIB, Komnas HAM akan mulai melakukan penyelidikan di kampus Unas. (ndr/nvt)


Berita Terkait