Informasi itu beredar lwat SMS pada Sabtu (24/5/2008). "Malam nanti tanggal 24 Mei 2008 rencananya para pendemo akan anarkis dengan merusak / bakar pos-pos polisi," demikian sebagian isi SMS yang tidak jelas siapa pengirim awalnya tersebut.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira menyatakan tidak mendapat informasi tentang rencana pengrusakan atau pun pembakaran pos-pos polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































