Peminat toko suvenir ini bukan hanya anak-anak. Bahkan orangtua yang mendampingi mereka. Pena, kaos dan topi berlogo Istana Presiden dan Istana Wapres, menjadi oleh-oleh favorit peserta tour Istana Kepresidenan.
"Paling laris pena. Sekali beli ada tadi yang sampai 20 biji. Mungkin buat oleh-oleh buat tetangganya nanti," ujar Ibu Nanik, bagian kasir toko yang terletak ruang pendataftaran itu tur Istana Kepresidenan, Jl Medan Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (24/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ribu per unit.
Tidak semua peserta tur memilih cinderamata berdasar harga murah. Salah satunya adalah dr Natalia yang memborong selusin jam dinding dan jam tangan seharga Rp 75 ribu dan Rp 100 ribu per unit sebagai oleh-oleh untuk
koleganya di kota Semarang.
Cukup banyak variasi cenderamata disediakan toko yang dikelola bersama pihak Dharmawanita Setpres dan Setmil itu. Seprti jaket, payung, stiker, gantungan kunci, tempat pensil, mug dan kain batik.
Tapi yang pasti laku tentu saja foto berpose di depan Istana Merdeka. Harganya hanya Rp 20 ribu per lembar ukuran 10R, sehingga peserta tur tidak berat hati membelinya sebagai barang kenang-kenangan. Sayangnya tidak ada sesi berfoto bersama Pak Presiden.
(lh/ana)











































