"Pukul 05.00 WIB, polisi mulai menyerang. Terus masuk ke kampus pukul 05.45 WIB," ungkap koordinator aksi, Rosiana, kepada detikcom, Sabtu (24/5/2008).
"Yang kita tidak terima adalah polisi masuk ke ruang kuliah, kaca dipecahin, meja ditendang-tendangin," imbuh Rosi yang pada saat ditelepon sedang bersembunyi di dalam kampus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rosi dan lebih dari 200-an rekan-rekannya menggelar aksi unjuk rasa sejak pemerintah resmi mengumumkan kenaikan harga BBM. Aksi mereka gelar dengan menutup jalan dengan cara membakar ban, berorasi dan bernyanyi-nyanyi.
"Kita blokir jalan dari pukul 10.00 WIB (Jumat 23 Mei 2008)," ujar Rosi. (aba/aba)











































