Rapat yang digelar di Gedung Setneg Lantai 3, Jakarta, Jumat (23/5/2008) itu membahas masalah penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT). Presiden ingin memastikan penyaluran BLT ke seluruh daerah berjalan lancar.
Sri Sultan HB X selama ini kerap melontarkan kritik pedas terhadap kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM dan pemberian BLT. Dia bahkan dengan tegas menyatakan BLT hanya merepotkan pemerintah daerah.
Apakah ketidakhadiran Sultan dalam rapat koordinasi malam ini terkait ketidaksetujuannya terhadap kenaikan harga BBM? "Tidak benar," kata Kabid Humas Pemprov DIY, Alex Syamsuri, saat dihubungi detikcom.
Alex menjelaskan, Sultan bersama bupati dan kepala dinas se-DIY sedang pergi ke Jepang dan Korea. Rombongan yang berjumlah 25 orang itu pergi ke Jepang atas undangan Pemerintah Provinsi Kyoto.
"Kalau ke Korea dalam kegiatan promosi pariwisata. Kepergian ini sudah direncanakan jauh-jauh hari," ujar Alex.
Menurut Alex, Sultan dan rombongan meninggalkan Indonesia sejak 22 Mei. Rombongan baru akan kembali ke Tanah Air pada 1 Juni mendatang. (djo/ir)











































