Naikkan Harga BBM, SBY Siap Kalah Pilpres 2009

Naikkan Harga BBM, SBY Siap Kalah Pilpres 2009

- detikNews
Jumat, 23 Mei 2008 18:41 WIB
Jakarta - Presiden SBY siap mengambil risiko politik dengan menjadi tidak populer saat menaikkan harga BBM. Risiko itu meski ditempuh jika sekalipun SBY maju sebagai capres Pemilu 2009.

Jubir Presiden Andi Mallarangeng mengatakan, SBY mengutamakan penyelamatan bangsa walaupun risikonya adalah karir politik. Apakah risiko politik itu termasuk risiko kalah jika ikut dalam Pilpres 2009?

"Itu terserah rakyat. Saya pikir rakyat sudah bisa menilai sendiri mana pemimpin yang mementingkan kepentingan negara atau pribadi," jawab Jubir Kepresiden Andi Mallarangeng di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (23/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tugas presiden menyelamatkan bangsa, meski punya risiko langsung dalam karir politiknya," imbuh Andi.

Andi mengatakan, SBY sadar penuh kebijakan menaikkan harga BBM penuh dengan resiko politik. Terlebih menjelang Pemilu dan Pilpres 2009 yang sudah memanaskan suhu politik dalam negeri sepanjang tahun ini saja.

"Jelas keputusan itu punya resiko politik besar, apalagi besok mau pemilu. Presiden memilih lebih baik mengorbankan popularitasnya, tapi ekonomi selamat," pungkas dia. (fay/aba)


Berita Terkait