Menristek Bantah Dimarahi SBY Terkait Penemu Blue Energy

Menristek Bantah Dimarahi SBY Terkait Penemu Blue Energy

- detikNews
Jumat, 23 Mei 2008 18:12 WIB
Jakarta - Hilangnya penemu blue energy, Joko Suprapto, diketahui publik berawal dari sebuah SMS yang berisi Menristek dan Kepala BIN dimarahi SBY. Dalam SMS itu, disebut SBY marah karena dipermalukan dengan hilangnya pria asal Nganjuk, Jawa Timur ini.

"SMS itu tidak benar. Karena pada tanggal 18 bulan lima (18/5/2008), Menristek main golf dengan Kepala BIN Syamsir Siregar bersama-sama di Bogor di acara ultah BIN ke-62," ujar Humas Menristek, Wawan Bayu, di Kantor Menristek, Jl MH Thamrin, Jakarta, Jumat (23/5/2008).

Saat di main golf tersebut, menurut Wawan, juga tidak ada omongan soal hilangnya Joko. "Pada saat di Bogor, tidak ada kalimat atau penekanan mengenai masalah hilangnya tim blue energy," pungkasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesan singkat tersebut berbunyi:

"Sudah 10 hari Joko, penemu BBM dari air menghilang. SBY perintahkan Kapolri, Panglima TNI, BIN, Bais, Densus 88 utk mencari. Krn SBY sdh putuskan di sidang kabinet, akan dilaunching pd peringatan 100 thn kebangkitan nasional. Istana gerah kpd Tim Blue Energy krn merasa dipermalukan. Menristek Kusmayanto kena semprot Syamsir krn bisa merusak pemerintah dan menghancurkan sosialisasi kenaikan BBM. (A1 Classified)."

Setelah sempat diduga menghilang, akhirnya Joko diketahui sakit di rumahnya. Namun anehnya, Joko tak bersedia ditemui sejumlah wartawan. (anw/aba)


Berita Terkait