Aksi unjuk rasa itu diikuti 20 mahasiswa yang kompak mengenakan jaket almamater warna coklat muda. Aksi ini digelar di depan gedung Universitas Sahid, Jalan Supomo, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2008).
Mahasiswa membentangkan spanduk besar bertuliskan "Tolak kenaikan BBM" danΒ berorasi lantang menolak kenaikan harga BBM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi pun memanas saat mahasiswa berusaha menerobos barikade aparat. Mahasiswa ingin menyegel SPBU milik Pertamina itu. Aksi dorong-dorongan tidak terelakkan. Mahasiswa mundur dan akan membakar ban bekas. Lagi-lagi niat itu dihalang-halangi, polisi langsung merebut ban itu.
Mahasiswa pun pantang menyerah dan terus maju mendorong polisi. Tiba-tiba dari arah mahasiswa ada yang melempar batu sebesar kepalan tangan ke arah polisi. Polisi langsung membubarkan aksi dengan mengejar mahasiswa yang lari terbirit-birit ke dalam kampusnya.
3 Mahasiswa yang diduga sebagai provokator diamankan dan dibawa ke SBPU Pancoran yang juga telah dijaga puluhan aparat. Mereka antara lain bernama Ari dan Iga. (aan/nrl)











































