Menurut saksi mata, Indra, KA babaranjang yang tidak membawa muatan tiba-tiba anjlok dan lengser hingga dua meter dar rel lintasan. Masinis dan kondektur langsung meloncat ketika kepala gerbong jatuh.
Sebanyak 30 teknisi terlihat sibuk melepaskan roda kereta agar kereta bisa diangkat. Sekitar pukul 12.00 Wib satu angkutan mobil penganggkut batubara tiba di lokasi dan mengambil batbara yang memenuhi rel kereta.
Akibat anjloknya KA Babaranjang ini, jadwal keberangkatan kereta api penumpang Palembang-Tanjungkarang dan Palembang-Lubuklinggau menjadi terhenti. Ratusan penumpang terpaksa berpindah ke kendaraan bus atau menunda keberangkatan.
Β
Anjloknya KA Babaranjang di Sumatra Selatan seringkali terjadi. Bahkan, dapat dikatakan setiap tahun pasti terjadi beberapa kali anjloknya KA Babaranjang. (tw/djo)











































