Mereka mengenakan pakaian preman dan berusaha menutup-nutupi jati dirinya. Pengamatan detiksurabaya.com, terlihat 3 petugas berpakaian preman dari Koramil berada di sebuah warung sebelah selatan rumah Joko.
Selain itu, di bangunan joglo yang dijadikan pedepokan Jodhipati milik Joko, juga ada lima orang berpakaian preman yang diduga polisi. Namun mereka menyangkal jika dianggap polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kulo mboten ngertos (Saya tidak tahu)," kata seorang warga yang ditemui di sebuah warung.
Namun bagi warga setempat, Joko dikenal sebagai sosok yang dermawan. Pemilik radio Jodhipati FM ini menurut warga sangat peduli dengan pembangunan dan kegiatan warga.
"Tiyange sae. Purun mbantu menawi wonten kegiatan dateng mriki (Orangnya baik. Suka membantu jika ada kegiatan di sini)," tambah seorang warga dengan logat Jawa.
Sementara menurut keterangan seorang bocah yang mengaku bekerja di rumah Joko, istri majikannya, Winda Mirah, berada di rumah karena sedang sakit.
Dia ditemani 3 anaknya, masing - masing Incha (kelas III SMA), Tri Mulyo (1 SMO) dan Oki Irvancara (TK). Pasangan Joko-Winda memiliki 6 anak (bukan 2 anak seperti diberitakan sebelumnya). (gik/asy)











































