Ormas kepemudaan PDIP tersebut yakni Taruna Merah Putih (TMP), Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), dan Banteng Muda Indonesia (BMI).
Mereka bersama-sama menyatakan sikap menolak kenaikan harga BBM karena kenaikan harga BBM otomatis berimbas pada usaha mikro sehingga biaya produksi naik. Akibatnya angka pengangguran meningkat karena banyak perusahaan yang gulung tikar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka juga meminta kepada pemerintah SBY-JK untuk menurunkan harga sembako, menegiosiasi ulang utang LN, menolak utang baru, penjarakan serta sita aset para koruptor.
"Pemerintah kita aneh, pemerintah selalu mengatakan harga BBM di Indonesia rendah sementara di negara lain tinggi, tapi lihat dulu Upah Minimum Regional (UMR)-nya di negara lain. UMR mereka lebih tinggi dari kita. Kalau harga BBM dinaikkan, UMR harus naik juga dong," ujar Sekjen TMP Rieke Diah Pitaloka.
(nik/fay)











































