Abdul Rosyid Niringjuerae, salah seorang penduduk Kota Bangkok, ibukota Thailand, mengaku heran dengan harga BBM yang demikian murah di Indonesia.
"Kalaupun BBM naik 30 persen di Indonesia, masih lebih murah dibanding di Thailand. BBM di Thailand mahal sekali. Enak di Indonesia, minyaknya disubsidi," kata Abdul Rosyid saat ditemui wartawan detikcom Khairul Ikhwan di Bangkok, Jumat (23/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalaupun naik sekitar 30 persen nantinya, masih belum juga menyamai harga BBM di Thailand," ujar Abdul Rosyid.
Β
Namun harga mahal di Thailand itu bisa disiasati dengan menggunakan kendaraan berbahan bakar gas. Harga gas untuk kendaraan 15 Baht per liter.
Abdul Rosyid yang menggunakan Toyota Camry berbahan bakar gas, hanya mengeluarkan sekitar 1.500 Bath saja untuk perjalanan pulang pergi Bangkok - Hat Yai yang jaraknya sekitar 900 kilometer. Padahal saat menggunakan kendaraan mesin bensin, dia harus mengeluarkan hampir 8.000 Bath atau sekitar Rp 2,4 juta.
Sejak empat tahun lalu, hampir semua stasiun pengisian bahan bakar di kota-kota besar tersedia gas. Jadi kendaraan berbahan bakar gas bisa digunakan di mana saja di Thailand. (rul/asy)











































