Alvin Lie Konfirmasi ke Menteri

Penemu Blue Energy Raib

Alvin Lie Konfirmasi ke Menteri

- detikNews
Jumat, 23 Mei 2008 10:23 WIB
Jakarta - Penemu dan hasil temuan Joko Suprapto tentang blue energy belum diketahui keberadaannya. Anggota Komisi VII DPR Alvin Lie akan mengadakan rapat dan mempertanyakan hal tersebut kepada menteri terkait.

"Nanti kita melalui rapat kerja akan tanyakan kepada menteri terkait mengenai masalah ini," ujar Alvin Lie kepada detikcom, Jumat (23/5/2008).

Menurut politisi PAN ini, rapat kerja dengan menteri terkait belum dapat diketahui waktunya. Sebab pihaknya baru selesai rapat dengan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro pada Kamis 22 Mei 2008 kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belum tahu, kita baru rapat dengan Pak Pur. Kita fokus pada kenaikan BBM," ucap Alvin Lie.

Alvin Lie menuturkan, Presiden sedianya akan mengumumkan blue energy yang akan menjadi energi alternatif BBM pada 20 Mei 2008.

"Namun pengumuman pada hari Kebangkitan Nasional batal karena penemunya dan hasil temuan hilang," jelas Alvin Lie.

Joko Suprapto hilang sejak 7 Mei 2008 dan hingga kini keberadaannya belum diketahui. Informasi yang telah beredar luas, pria asal Ngadiboyo, Rejoso, Nganjuk, Jatim, ini hilang setelah pada 7 Mei 2008 lalu naik pesawat ke Jakarta melalui Bandara Juanda, Surabaya.

Namun belum jelas dia hilang karena diculik atau sebab lain. Ditengarai, raibnya Joko terkait teknologi temuannya itu. Temuan Joko berupa bahan bakar berupa air ini sudah diterapkan dalam ekspedisi Jakarta-Bali menjelang United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC) Desember 2007 di Bali.

Ekspedisi ini diberangkatkan Presiden SBY dari kediaman pribadi Presiden di Puri Cikeas Indah tanggal 26 November 2007, dan sukses tiba di Bali pada 3 Desember 2007.

Temuan Joko rencananya akan diproduksi massal dengan kapasitas produksi 10 liter per detik atau setara dengan 5 ribu barel per hari. Tempat produksi juga dipusatkan di Cikeas, Bogor, yang peletakan batu pertamanya juga dilakukan Presiden SBY. (nik/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads