Dalam pertemuan dengan para Demokrat dan Republikan di Florida, Obama memberikan penegasan soal itu. Capres Demokrat itu menegaskan dirinya adalah teman Israel dan masyarakat Yahudi.
Obama menekankan, jika menjadi presiden dirinya akan memegang "komitmen tak tergoyahkan" untuk memelihara ikatan Amerika-Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika Anda mendapat email yang mengatakan saya muslim, itu tidak benar," tandas Senator Illinois itu seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (23/5/2008).
Ketika ditanya mengenai namanya, Obama mengatakan kalau namanya itu berarti "orang yang diberkati."
Dalam pertemuan selama 2 jam itu, Obama yang beragama Kristen, diminta untuk menyebutkan nama-nama teman dekat Yahudi-nya. Awalnya, Obama mengaku enggan menyebutkan nama-nama tersebut. Namun kemudian dia menyebutkan sejumlah teman-teman dan penasihat Yahudi-nya. (ita/nrl)











































