Seperti dilansir dari AFP, Jumat (23/5/2008), wakil AS yang boleh masuk dan melihat kondisi wilayah yang terkena dampak topan Nargis di Myanmar adalah Kepala Penanggulangan Bencana William Berger.
Berger mendapat kesempatan itu karena tur yang disponsori pemerintah Myanmar mengambil jalur di sepanjang delta Sungai Irrawady. Namun, tim yang dibawa Berger dilarang menyertai perjalanannya. Berger sendiri tiba di Yangoon, Myanmar sejak Rabu 21 Mei 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Berger tak diizinkan leluasa mengatur sendiri mekanisme pemberian bantuan seperti halnya ketua tim. Namun, apa yang didapatkan Berger itu merupakan langkah maju.
"Itu akan memberikan sedikit pengalaman dan gambaran beberapa area dan masalah apa yang dihadapi," kata Casey.
Casey mengatakan, kunjungan Berger bukan untuk melobi pemerintah Myanmar agar AS diperbolehkan menempatkan timnya di Myanmar. "Pastinya dalam setiap kesempatan dia berbicara pada pejabat Myanmar agar tim boleh masuk. Tapi saya ingin menekankan satu-satunya alasan dia boleh masuk adalah berpartisipasi dalam tur yang diadakan pemerintah," kata Casey.
Pemerintah Myanmar memang hanya mengizinkan Berger untuk masuk. Anggota tim Berger, tidak diizinkan masuk karena pemerintah Myanmar tidak memberikan visa. (nwk/irw)











































