"Demonstrasi itu kan demokratis asal jangan anarkis, ini masih bagus dan tidak yang merusak," kata Ryamizard Ryacudu usai mengikuti Talk Show 100 Tahun Kebangkitan Nasional di Gedung BPPT, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (22/5/2008).
Ketika ditanya aksi ricuh di depan DPR dan mahasiswa yang diduga tertembak peluru karet, Ryamizard menyatakan, unjuk rasa secara umum masih aman, tidak seperti peristiwa Mei 1998 silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ryamizard malah enggan berkomentar soal rencana kenaikan harga BBM. "Ah itu soal politik, kalo menurut saya, terserah apa maunya rakyat," jawabnya singkat.
Ryamizard berpendapat tidak ada keterkaitan khusus rencana kenaikan harga BBM dan 100 tahun Kebangkitan Nasional yang waktunya berdekatan. "Jelas itu mungkin itung-itungannya pemerintah, tapi saya nggak tahu, saya bukan ahli ekonomi, tapi rakyat juga harus diperhatikan," tandasnya. (zal/fay)











































