Demikian kesaksian yang disampaikan penyelidik dari KPK, Amir Arif, dalam sidang praperadilan Al Amin terhadap KPK di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Kamis (22/5/2008).
Lokasi kejadian ada di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, tanggal 8 April malam hingga 9 April dinihari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak lama, lanjut dia, Azirwan menyusul ke lorong toilet yang panjangnya sekitar 7 meter itu. "Mereka bertemu, merapat ke dinding lalu berbicara. Tidak bisa saya dengar jelas pembicaraannya. Jarak saya sekitar 2-3 meter," ujarnya.
Amir melihat Azirwan mengeluarkan uang kertas dan menyerahkan ke Al Amin.
"Lalu diterima dan dihitung. Saya melihat uang itu dikantongi Al Amin. Al Amin lalu kembali duduk ke meja semula dan Azirwan lalu ke toilet," kata Amir.
Lebih lanjut, Amir mengatakan, Al Amin lalu keluar bersama seorang wanita dari Mistere Pub. "Saya informasikan ke pimpinan dan diperintahkan tetap memantau. Kemudian saya lihat Al Amin masuk lagi ke pub tanpa wanita yang tadi. Kembali di tangan kirinya ada kertas lipatan warna putih," tuturnya.
"Saya lihat Al Amin mendekati Azirwan. Al Amin kembali ke lorong toilet disusul Azirwan. Lalu kertas yang ada di Al Amin berpindah tangan ke Azirwan," ujar Amir. (aan/nrl)











































