"Hasil penelusuran polisi, sebelum diperiksa, Budi Darma masih melakukan salat magrib bersama rekan-rekan di RS Pelni," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira.
Hal itu disampaikan Abubakar dalam jumpa pers yang digelar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (22/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka terkena benda keras yang dilemparkan pengunjuk rasa," ujarnya.
Abubakar pun kembali menegaskan, polisi tidak menembakkan peluru karet ke arah mahasiswa. Dalam mengamankan demo, kata dia, polisi tidak dilengkapi dengan sejata.
"Penyebab memar Budi Darma belum dapat disimpulkan," ujarnya.
(ken/fay)











































