Mahasiswa Tertembak Peluru Karet Pengulangan Peristiwa 1998

Mahasiswa Tertembak Peluru Karet Pengulangan Peristiwa 1998

- detikNews
Kamis, 22 Mei 2008 12:02 WIB
Jakarta - Seorang mahasiswa yang berdemo di depan gedung DPR mengaku terkena peluru karet polisi. Insiden ini dinilai pengulangan peristiwa 1998.

"Seharusnya TNI maupun Polri dapat belajar dari pengalaman 1998. Jangan mengulang kesalahan," kata Ketua Fraksi PDIP DPR Tjahjo Kumolo di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (22/5/2008).

Tjahjo mengatakan, demonstrasi yang dilakukan masyarakat tidak seharusnya direspons dengan cara represif. "Mahasiswa kan hanya menyampaikan aspirasi," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika tidak ingin didemo, maka bila pemerintah akan mengeluarkan kebijakan harus mengkomunikasikan dengan baik. Selain itu, pemerintah harus bisa menjawab dan mengakomodir apa yang menjadi aspirasi masyarakat.

"Adu konsep dan argumen itu yang harus ditradisikan," tandasnya.

Demo peringatan 10 tahun reformasi dan penolakan kenaikan harga BBM di DPR Rabu kemarin sempat ricuh. Seorang mahasiswa Fisip UI angkatan 2007, Budi Mulia, diduga tertembak peluru karet. Namun polisi membantahnya. "Tidak benar petugas Polri telah melepaskan tembakan untuk menjaga demonstrasi," ujar pejabat Mabes Polri. (ken/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads