Hatta Beberkan Bukti SBY Tak Pernah Janji Tak Naikkan BBM

Hatta Beberkan Bukti SBY Tak Pernah Janji Tak Naikkan BBM

- detikNews
Kamis, 22 Mei 2008 11:28 WIB
Jakarta - Istana masih terus menanggapi iklan BBM Wiranto. Mensesneg Hatta Rajasa membeberkan naskah pembicaraan Presiden SBY seputar kenaikan BBM. Tudingan Wiranto bahwa SBY pernah menjanjikan takkan menaikkan harga BBM dinilai keliru.

"Saya ini jarang memberikan komentar. Akan tetapi kalau menyangkut fundamental terutama menyangkut presiden berbohong, saya harus menyampaikan yang benar. Karena saya memiliki transkrip," kata Hatta.

Hal ini disampaikan Hatta di acara dialog peradaban tentang Hari Kebangkitan Nasional yang diselenggarakan oleh CIDES di InterContinental Midplaza Hotel, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (22/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan dia, transkrip yang diambil sebagai referensi adalah ucapan Presiden SBY saat pelantikan KSAL 7 November 2007. "Dan itu dipotong, atau terpotong. Setneg itu punya transkrip semua pembicaraan presiden kalau bicara," ujarnya.

Hatta lalu membaca dan memperlihatkan transkrip yang dimilikinya. Judulnya, "Presiden: Harga BBM Tidak Dinaikkan". Meski disebutnya transkrip, namun apa yang dibawa Hatta berbentuk berita jadi (pressklaar), yang berisi kalimat langsung maupun tidak langsung.

"Kalau baca ini saja, seakan-akan presiden berjanji. Tetapi coba lihat isinya," kata pria berambut perak ini.

"Pada saatnya opsi-opsi yang sedang disiapkan, lanjut presiden, diharapkan dapat memberi solusi mencegah guncangan ekonomi nasional," tutur Hatta membacakan isi naskah yang disebutnya sebagai 'transkrip' itu.

Hatta lalu membaca paragraf tengah. "Pada saatnya kalau begini terus dan harga minyak lebih tinggi lagi akan ada yang kita lakukan secara signifikan dan akan saya jelaskan kepada publik," beber dia.

"Jadi itu komitmen untuk selamatkan ekonomi Indonesia. Presiden dibilang tidak menepati janji, itu kan keliru. Nanti masyarakat menilai seperti apa yang benar," lanjut Hatta.

Menurut dia, naskah itu diambil dari LKBN Antara lantaran transkripnya sama dengan milik Setneg.

Apa ada pertikaian SBY dengan Wiranto? "Ini bukan pertikaian, saya katakan ini penting untuk sampaikan mana yang benar," sahut politisi PAN ini.

Iklan Wiranto dibuat setengah halaman koran. Ada gambar Wiranto berpeci dan orang-orang yang mengantre minyak tanah. Di iklan mencolok itu, tertulis kalimat sebagai berikut:

'Semoga SBY Tepat janji Tak Menaikkan Harga BBM. Karena penduduk miskin akan bertambah, karena keresahan sosial akan meluas, karena masih ada solusi lain. Kami mengimbau pemerintah pertimbangkan kembali rencana kenaikan harga BBM, apalagi SBY pernah berjanji tak menaikkan BBM kembali. Jika pemimpin berjanji, selayaknya janji itu ditepati.' (aan/nrl)


Berita Terkait