"Bicara tentang Stovia, tentunya pantas bagi kita berbicara tentang kebangsaan. Sehingga muncul rasa percayaΒ diri. Jangan hanya operasi kutil harus ke Singapura," ujar JK.
Ia mengatakan hal itu dalam pembukaan seminar nasional Seabad Kebangkitan Nasional bertema, Stovia, Kemunculan Pergerakan Kebangsaan Nasional di Gedung Kebangkitan Nasional, Jl Abdurahman Saleh, Jakarta, Kamis (22/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebangkitan Nasional, menurut JK, berawal dari gerakan mahasiswa dari sekolah kedokteran, Stovia. Hendaknya, dalam 100 tahun Kebangkitan Nasional, rakyat dapat mempercayai para dokter dalam negeri.
"Sekarang ini, 5 persen orang yang mampu memilih ke Singapura. Ini yang berbahaya. Yang mampu membayar kehilangan kepercayaan kepada dokter kita," kata Wapres.
Menurut ketua umum Partai Golkar ini, dengan banyaknya orang mampu berobat ke luar negeri seperti ke Singapura, bukan berarti otak para dokter dalam negeri kalah dengan dokter luar negeri.
Namun, hendaknya para dokter dapat memperbaiki pelayanan kesehatan. "Coba kita bicarakan kenapa ini terjadi," tanya dia.
JK meminta agar para dokter kita juga lebih banyak tersenyum kepada pasien, dan mengajak bicara lebih banyak sehingga pasien pun lebih merasa nyaman. (anw/mar)











































