Soal Iklan BBM Wiranto, SBY Harus Meng-counter Sendiri

Soal Iklan BBM Wiranto, SBY Harus Meng-counter Sendiri

- detikNews
Kamis, 22 Mei 2008 09:58 WIB
Jakarta - Menjelang Pemilu 2009 isu politik di Tanah Air semakin panas. Wiranto mengeluarkan iklan terkait kenaikan harga BBM dan janji SBY. Iklan itu ditengarai bisa menaikkan dan menurunkan popularitas masing-masing.

"Pasti bisa menaikkan dan menurunkan popularitas. Karenanya, kalau tidak ingin turun popularitasnya, SBY jangan diam saja," kata pengamat politik UI Maswadi Rauf dalam perbincangan dengan detikcom di Jakarta, Kamis (22/5/2008).

Politik itu permainan, lanjut Maswadi. Bila ada kebijakan penguasa yang dinilai kurang tepat maka akan menjadi sasaran pihak lain yang berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu (iklan) wajar. Dan memang pas dibuat dia (Wiranto) memanfaatkan isu yang ada," sambungnya.

Menurut Maswadi, untuk menjaga popularitasnya, SBY pantas memberikan info balik untuk meng-counter. Persoalan mana yang salah atau yang benar, masyarakat yang menilai.

"Yang meng-counter harus presiden langsung. Jangan serahkan pada jubir karena jubir menafsirkan sendiri. Harus diingat, ini untuk menjelaskan kebijakan dan bukan untuk menyalahkan orang yang mengkritik," tutur dia. (nvt/nrl)


Berita Terkait