"Ali Sadikin pantas menjadi pahlawan karena jasa-jasanya untuk bangsa melalui pembangunan. Juga SK Trimurti dia ikut berjuang melawan Belanda," kata sejarahwan Asvi Warman Adam, saat berbincang di Jakarta, Kamis (22/5/2008).
Asvi menguraikan, Ali Sadikin atau biasa disapa Bang Ali berjasa melalui pembangunan saat dia menjadi Gubernur DKI Jakarta. Sedang SK Trimurti melalui perjuangan saat masa revolusi dahulu dan juga melalui pergerakan di masa kemerdekaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Asvi menilai, kriteria cacat politis tidak cocok menjadi penilaian apakah seseorang layak atau tidak mendapat gelar pahlawan. "Cacat politis itu bukan sebuah cacat. Yang mesti menjadi penilaian itu cacat yang sifatnya moral seperti koruptor, pelanggar HAM. Itu kriteria yang harus diterapkan," tandasnya. (ndr/nrl)










































