Jakarta - Mahasiswa Fisip UI, Budi Darma diduga tertembak peluru karet. Peristiwa ini terjadi dalam unjuk rasa menolak kenaikan BBM di depan Gedung DPR. Tapi pihak Kepolisian membantahnya.
"Tidak benar petugas Polri telah melepaskan tembakan dalam menjaga unjuk rasa," kata Kabid Penum Mabes Polri Kombes Pol Bambang Kuncoko dalam siaran persnya, Senin (21/5/2008).
Bambang menjelaskan bahwa dalam menjalankan pengamanan unjuk rasa petugas Polri tidak pernah menggunakan senjata api. "Polisi tidak membawa senjata api dalam menjaga demonstrasi," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya juru bicara BEM SI M Ikhsan menyebutkan bahwa kawannya Budi Darma terkena peluru karet yang dilepaskan polisi. Pihak mahasiswa mengaku mempunyai bukti dan akan melaporkan ke Polda Metro Jaya.
(ndr/arp)