Saat pendemo memukul tameng polisi dengan kayu, polisi tetap bertahan sambil mendorong mahasiswa. Semenit kemudian terjadi dorong-mendorong, pendemo lari dan polisi mengejar, Rabu (21/5/2008) pukul 15.50 WIB.
Saat kejar-kejaran terlihat 1 pendemo dari Front Peduli Universitas Tarumanegara dipukuli oleh sekitar 5 orang berpakaian preman. Namun pendemo tersebut tidak ditangkap.
Polisi menangkap 6 pendemo yang memukul tameng polisi tersebut lalu memasukkan ke mobil tahanan polisi dan membawanya ke Polda Metro Jaya.
Dengan adanya penangkapan ini, maka polisi total menangkap 16 pendemo. 10 Pendemo diciduk karena melempar bom molotov, sisanya karena memukul tameng polisi dengan kayu.
(nik/nrl)











































