Maklum saja, Kantor Departemen ESDM terletak di tikungan Jl Medan Merdeka Selatan-Jl MH Thamrin. Kantor ini sangat dekat dengan massa aksi di sekitar Monas.
Berdasarkan keterangan seorang pegawai Departemen ESDM, Etna, pengumuman disampaikan Biro Umum melalui pengeras suara di lingkungan kantor. Namun sayangnya, tidak semua pegawai sempat menyelamatkan diri sehingga beberapa orang kini terpaksa terjebak di kantor.
"Waktu tadi diumumkan sih tidak dikatakan takut diserang. Tapi kita yang terjebak disini sudah was-was takut diserang. Makanya sebagian besar pegawai tadi sudah pada pulang. Tapi yang tertinggal bingung mau pulang lewat mana," katanya kepada detikcom, Rabu (21/5/2008).
Kekhawatiran Etna dan kawan-kawannya makin lengkap karena salah satu tuntutan aksi kali ini adalah menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Salah satu Departemen yang mengurusi kenaikan harga BBM ini adalah Departemen ESDM.
Berbagai kalangan pun meminta agar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro segera mundur dari jabatannya. "Karena sekarang kan banyak sinyalemen yang meminta Pak Pur (purnomo) mundur, makanya kita takut kalau demonya jadi kesini," katanya.
Masalahnya, Etna mengaku bingung harus mengambil jalur mana untuk pulang. "Satu-satunya ya lewat Jl Sabang. Tapi kita nggak tahu di sana aman atau nggak. Kalau makin lama pulang, bisa-bisa nggak bisa pulang beneran," ujarnya.
(lih/fay)











































