Insiden tak menyenangkan ini terjadi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (21/5/2008).
Seperti yang dialami salah seorang pelayat, Hari Haryono. Ponsel kesayangannya raib tidak lama setelah dia SMS-an.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat bersalaman, Hari mengaku memang suasananya sangat ramai. Sehingga pencopet bisa dengan mudah mencuri ponselnya yang ia letakkan di pinggang.
Hari pun bingung. Namun ia hanya bisa pasrah kehilangan ponsel Nokia yang ia lupa serinya.
Lain lagi dengan Herman Umar. Ponselnya raib dicopet sesaat setelah menyarungkan ponsel di pinggangnya.
"Saya habis ditelepon anak saya. Setelah itu saya taruh, terus saya terima telepon temen saya. Pas udah kelar, saya mau ngambil ponsel saya ternyata sudah nggak ada," keluh Herman yang mengaku kehilangan ponsel Nokia seri 9300.
Seorang jurnalis juga hampir kehilangan ponselnya. Seorang wartawan radio, Mugi menceritakan, tasnya sudah diobok-obok copet saat dirinya sedang asyik baca koran.
"Saya sedang baca koran, terus tas saya taruh di samping. Setelah saya lihat tas saya, sudah diobok-obok orang di samping saya. Orangnya juga pura-pura baca koran," cerita Mugi. (anw/mar)











































