Agung menilai, sikap cepat pemerintah dalam merespon undangan itu sangat penting agar kenaikan harga BBM tidak menjadi bola liar.
"Kita sudah kirim surat tapi belum ada respons. Kita minta segera direspons," kata Agung di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (21/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah ada beberapa fraksi yang mengirimkan penolakan kenaikan harga BBM. Nanti kita bahas dalam rapat ini," ujar Agung.
Sebelumnya Ketua DPR Muhaimin Iskandar saat rapat paripurna mengatakan, undangan telah disampaikan kepada Presiden SBY. Untuk itu, DPR masih menunggu balasan dari Istana.
(mar/fay)











































