Dikritik Bang Ali, Keluarga Pak Harto Tak Dendam

Mbak Tutut Melayat

Dikritik Bang Ali, Keluarga Pak Harto Tak Dendam

- detikNews
Rabu, 21 Mei 2008 11:24 WIB
Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin dikenal sangat vokal di zaman Orde Baru. Namun ternyata keluarga Cendana tidak menaruh dendam pada pengkritik Pak Harto itu.

Hal itu dibuktikan lewat kiriman karangan bunga duka cita serta kedatangan putri sulung Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana atau Mbak Tutut ke rumah duka, Jalan Borobudur nomor 2, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/5/2008).

Mengenakan blus dan kerudung hitam, Mbak Tutut datang sekitar pukul 10.29 WIB dan langsung menuju tempat jenazah Ali Sadikin disemayamkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di depan jenazah, Mbak Tutut bersimpuh sambil berdoa, kemudian berbicara dengan anak bungsu almarhum, Beny Sadikin.

Kepada wartawan Mbak Tutut menjelaskan tidak ada rasa sakit hati antara keluarganya dengan Bang Ali. "Tidak ada dendam," kata Mbak Tutut.

Kendati Bang Ali ikut menandatangani Petisi 50 yang mengkritik Pak Harto, namun Mbak Tutut menganggap hal tersebut bukan suatu masalah. Bang Ali dan Pak Harto dikabarkan sering bersilaturahmi.

"Mungkin pandangan politik lain. Tapi silaturahmi jalan terus. Pak Ali sering ke rumah. Bapak juga pernah ke sini," tandas mantan Mensos ini yang meninggalkan rumah duka pukul 10.43 WIB. (nwk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads