"Api berkobar sangat cepat. Seperempat jam saja separuh lantai dua habis terbakar," ujar Kapolda Sulteng Brigjen Suparni Parto kepada detikcom, Rabu (21/5/2008) pukul 09.00 WIB.
Menurut Suparni, api menjalar cepat karena atapnya terbuat dari sirap (kayu) dan ditutup dengan seng. "Sehingga sangat cepat terbakar," ujar Suparni yang baru beberapa hari menduduki kursi Kapolda Sulteng ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT










































