Begitulah sosok Bang Ali dikenal di mata pengurus dan anggota YLBHI. Mereka pun berduka atas berpulangnya tokoh politik dan hukum ini.
"Bang Ali adalah benteng gerakan bantuan hukum bagi orang miskin. Pada 11 Maret 2007, dua bulan lebih sepuluh hari lalu, Bang Ali berpesan kepada kami. "Kita harus pertahankan! Jangan sampai LBH jatuh ke tangan orang-orang yang tidak benar." Dan ucapan itu bakal terpahat kekal di sini," kata Direktur YLBHI Patra M Zen dalam surat elektronik yang dikirimkan kepada detikcom, Rabu (21/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliaulah pedoman, pandu, yang menempelkan semangat dan idealisme di dada kami untuk bersikap keras, tegas, dan berani, untuk kepentingan rakyat," ujarnya.
Atas pedomannyalah, kata Patra, kekuasaan di negara ini dilarang untuk sewenang-wenang. Atas keberaniannyalah, kekuasaan di negeri ini dilarang untuk menindas rakyat.
"Kami yakin, sangat yakin, apa yang Bang Ali katakan, untuk keras, tegas, dan berani untuk kepentingan rakyat, tak akan lekang oleh waktu, tak akan lebur oleh zaman. Selama masih ada kekuasaan yang pongah dan meminggirkan orang miskin, selama masih ada negara yang menyengsarakan rakyat, ucapan Bang Ali bakal terus bergema. Akan terus ada orang orang yang mengambil sikap berseberangan dengan kekuasaan yang menindas rakyat," katanya.
(ken/ken)











































