Satu Abad Kebangkitan Nasional di Bawah Purnama

Satu Abad Kebangkitan Nasional di Bawah Purnama

- detikNews
Selasa, 20 Mei 2008 22:30 WIB
Jakarta - Taman Mini Indonesia Indah seakan pindah ke Senayan, Selasa (20/5/2008). Di bawah sinar bulan purnama, puncak peringatan satu abad Hari Kebangkitan Nasional berlangsung meriah dengan tampilan atraksi kekayaan budaya dari Sabang sampai Merauke.

Rangkaian atraksi budaya dibuka oleh tari Saman dari Aceh. Uniknya, malam ini adalah tari Saman paling kolosal yang pernah ditampilkan di Indonesia selama ini. Tampilan 600 penari plus pemusik itu mendapat sambutan meriah hadirin.

Semangat dan kehangatan yang telah terbangun, diteruskan dengan atraksi perkusi gabungan dari seluruh daerah Nusantara. Atraksi 500 penabuh rebana dan ketipung itu dilanjutkan kemudian oleh 169 orang pemain Dol yang datang dari Bengkulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Giliran selanjutnya yang turun ke lapangan adalah ratusan orang penari. Mereka membawakan tarian dari suku Batak hingga Asmat diiringi medley lagu-lagu daerah berjudul "Harmoni Nusantara" yang diaransir oleh Elfa Secioria.

Tidak ketinggalan marching band dari taruna AAL, AAU, AKMIL dan AKPOL. Sementara para senior mereka tampil setelah itu membawakan atraksi bela diri tangan kosong dan anti huru-hara disusul kemudian kolone senapan.

Puncaknya adalah prosesi penyalaan obor dan pencanangan "Indonesia Bisa" oleh Kepala Negara. Sebanyak 40 anak berprestasi, 100 pembawa Merah Putih dan 250 pembentang bendera raksasa mengiringi Zefrizal Nanda Mardani dan Laila Mauhibah yang bertindak sebagai pembawa obor dan naskah.

Acara ditutup dengan menyanyikan bersama 3 lagu wajib karya Alfred Simandjutak, Ibu Sud dan C. Simandjutak. Yaitu lagu 'Bangun Pemudi Pemuda', 'Berkibarlah Benderaku' dan 'Maju Tak Gentar'.

Sebelum itu seratusan anak-anak usia SD mengenakan kostum tentara, petani, insinyur, dokter, perawat, dan aneka profesi  menyemarakkan lapangan. Mereka menutup acara dengan manis sekali. (lh/ken)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini