Pidato SBY ini disiarkan serentak di semua stasiun televisi nasional dan sejumlah radio secara serentak pukul 17.00 WIB, Selasa (20/5/2008).
SBY mengatakan perjalanan kebangkitan bangsa telah mencapai cita-cita yang diidamkan para pendahulu. "Republik Indonesia yang 100 tahun lalu hanyalah sebuah konsep dan mimpi, kini telah menjadi identitas," kata SBY.
Menurut SBY perjalanan kebangkitan bangsa dimulai pada 1908 dengan lahirnya Boedi Oetomo, kemudian tahun 1928 lahirlah Sumpah Pemuda, Proklamasi Kemerdekaan 1945 terus berlanjut dengan Reformasi 1998. SBY menegaskan bangsa Indonesia berhasil tegak berdiri karena memiliki semangat juang tinggi dan bersatu sebagai bangsa.
"Kita bisa berdiri tegak karena berhasil beradaptasi dengan berbagai perubahan," lanjut SBY.
SBY menegaskan ada tiga syarat fundamental untuk menghadapi tantangan zaman. Bangsa Indonesia harus menjaga kemandirian, memiliki daya saing tinggi, dan membangun peradaban mulia.
"Dunia dihantui krisis pangan, krisis energi dan resesi ekonomi. Tapi saya yakin, kita bisa mencari solusi atas permasalahan ini," pungkas SBY.
Presiden SBY rencananya akan menghadiri puncak perayaan 100 Tahun Kebangkitan Nasional di Gelora Bung Karno Senayan yang akan dimulai pukul 19.00 WIB. Acara ini akan dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dan elemen masyarakat. (fay/aba)











































