Serta Ginting Bantah Pukul Pegawai BNP2TKI, Cuma Dorong

Serta Ginting Bantah Pukul Pegawai BNP2TKI, Cuma Dorong

- detikNews
Selasa, 20 Mei 2008 16:49 WIB
Jakarta - Anggota Komisi IX DPR asal FPG Serta Ginting dituding memukul pegawai Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Eko Supriyanto Danang Jaya. Serta menyatakan hanya ada dorong-dorongan.

"Saat itu kita sempat dorong-dorongan. Mungkin saat itu tangan saya kena muka dia. Tapi tangan dia sempat kena saya juga," ujar Serta saat berbincang dengan detikcom, Selasa (20/5/2008).

Serta menjelaskan, pada peristiwa yang terjadi 14 Mei 2008 itu, 11 anggota Komisi IX DPR memang sedang melakukan peninjauan ke BNP2TKI. Saat itu DPR meminta penjelasan dari BNP2TKI mengenai sejumlah TKI yang masih belum pulang ke tanah air.

"Kami mendengar laporan banyak paspor yang ditahan oleh mereka. Ada juga tiket yang ditahan hingga 2 hari sampai 1 bulan. Kami meminta penjelasan mengenai hal itu," tuturnya.

Menurutnya, saat Komisi IX bertanya, Eko Supriyanto justru memberikan pernyataan yang bernada menantang. "Dia bilang tidak ada itu, tapi kok suaranya menantang. Dan setelah itu terjadi saling dorong," ujarnya.

Serta meragukan orang yang mengaku bernama Eko itu sebagai pegawai BNP2TKI. "Karena dia ngomong kayak preman. Tidak mungkin anak buah Jumhur Hidayat (Ketua BNP2TKI) berbicara seperti itu," ujarnya.

Mengenai adanya SMS bernada ancaman yang diterima Eko, Serta membantah mengirimkan SMS itu. Menurutnya, Eko seharusnya dapat mencari tahu siapa pengirim SMS itu.

"Katanya ada SMS yang mengatasnamakan Golkar, itu pasti politis. Saya tidak pernah memakai orang untuk mengancam. Dan saya tidak tahu nomor ponsel itu," ujarnya.

Serta pun mempersilakan Eko yang ingin mengadukan dirinya ke Mabes Polri dan Badan Kehormatan (BK) DPR. "Itu hak dia. Saat itu saya melaksanakan tugas dan saat itu ada emosi. Ya, terserah saja," pungkasnya.
(ary/fay)


Berita Terkait