Kebangkitan Nasional dan Kritik Untuk SBY-JK

Munas Ulama PKB Gus Dur

Kebangkitan Nasional dan Kritik Untuk SBY-JK

- detikNews
Selasa, 20 Mei 2008 13:31 WIB
Jakarta - Munas Alim Ulama dan Halaqah Kebangsaan DPP PKB Gus Dur diramaikan dengan refleksi 100 tahun Kebangkitan Nasional. Para tokoh mengkritik pemerintahan SBY-JK.

Ketua Dewan Syuro DPP PKB Abdurrahman Wahid meminta para pemimpin dan alim ulama untuk tetap menghargai keyakinan antar umat beragama. Hal itu adalah perekat persatuan bangsa

"Saya minta seluruh pemimpin untuk jangan bersikap netral soal agama. Saya banyak digegeri orang karena membela Ahmmadiyah," kata Gus Dur dalam sambutannya di Pesantren Ciganjur, Jakarta, Selasa (20/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam acara yang sama, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengajak seluruh pemimpin mengatasi persoalan bangsa. Caci maki dan saling menghina tidak menyelesaikan persoalan.

"Mari kita bersatu dimulai dari para pemimpin. Tanpa hal itu, kebangkitan Indonesia tidak akan terjadi," ujar pria yang berniat menjadi capres 2009 ini.

Sementara mantan Ketum Golkar Akbar Tandjung mengajak seluruh rakyat memilih pemimpin yang bisa mengubah negeri. Dengan itu kebangkitan Indonesia bisa dirasakan.

"Kita butuh pemimpin yang bisa membawa kemajuan bangsa dan negara," kata Akbar.

Acara ini dipandu pakar komunikasi politik Effendy Ghazali. Pada kesempatan itu, ekonom Rizal Ramli mengkritik ketidaktegasan pemerintahan SBY-JK.

"Pagi, siang, malam terus menjual rakyat untuk kepentingan pribadi. Tidak akan membawa kemajuan rakyt. Kita butuh pimpinan yang visioner," pungkas Rizal Ramli. (fay/ary)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads