Peringatan 6 tahun kemerdekaan ini diperingati Timor Leste dengan menggelar pasukan kehormatan di Istana Pemerintah. Selain bendera Timor Leste yang melihatkan merah dan hitam yang disinari matahari, juga tampak sejumlah bendera negara-negara lain termasuk bendera merah putih berkibar.
"Pada hari kemerdekaan ini, kita akan menjaga perdamaian di negeri ini, memerangi kemiskinan dan menjaga persatuan nasional. Ini kewajiban setiap rakyat," kata Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, dalam pidatonya di Istana Pemerintahan, Dili, seperti dilansir AFP, Selasa (20/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peringatan kemerdekaan ini hanya berselang 3 bulan setelah Horta hampir mati ditembak pada 11 Februari 2008 lalu. Sejak itu, pengamanan negara termuda di Asia itu diperketat.
"Apa yang terjadi pada 11 Februari menunjukkan lembaga negara di negara kita masih lemah. Namun perayaan ini menunjukkan bahwa setelah 6 tahun kita telah meraih banyak hal," lanjut Horta.
Anak-anak lalu melantunkan lagu-lagu nasional Timor Leste. Pemimpin gereja Katolik kemudian menganugerahkan penghargaan pada 1.500 veteran perjuangan kemerdekaan melawan Indonesia. (aba/fay)











































