Aliansi Perlawanan Rakyat ini merupakan gabungan dari GRI, GMS Unas, Forkot, FIS UM, Rakyat Bergerak, GRMRI, JAPRA, FMPLJ dan KSBSI. Sebelum melakukan aksi demonstrasi, mereka berkumpul terlebih dahulu di kantor LBH Jakarta.
Selain membawa berbagai bendera elemen gerakan masing-masing kampus. Mereka juga membawa sejumlah spanduk dan poster.
Dalam aksinya itu, APR membawa poster bergambar foto kepala Presiden SBY yang ditempeli badan bayi yang gemuk dan lucu. Dua poster foto ini bertuliskan, "Saya bohongin rakyat dengan janji-janji palsu, padahal kenaikan harga-harga pokok dan BBM saya setujui", "Saya tahu kenaikan BBM perbuatan melawan hukum, tapi yang penting rakyat saya tipu".
Juga poster foto wajah Wapres Jusuf Kalla bertuliskan, "Saya mikirin keuntungan dan komisi, saya biarkan rakyat melarat yang penting saya untung". Spanduk hitam bertuliskan, "Turunkan SBY-JK, Turunkan harga bahan pokok, Tolak kenaikan BBM dan Rezim SBY-JK antek imperialisme".
Sebagian mahasiswa juga membagi-bagikan brosur yang berisi penolakan kenaikan BBM. Akibatnya, kendaraan menuju arah Salemba dan Senin. Aksi unjuk rasa masih berjalan kondusif.
(zal/ana)











































