Gagal Segel SPBU, Puluhan Mahasiswa Bergerak ke Salemba

Gagal Segel SPBU, Puluhan Mahasiswa Bergerak ke Salemba

- detikNews
Senin, 19 Mei 2008 15:06 WIB
Jakarta - Mahasiswa marah atas rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Mereka berusaha menyegel SPBU di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, namun gagal. Setelah gagal menyegel SPBU mereka pun bergerak ke Jalan Salemba, Senin (19/5/2008).

Puluhan mahasiswa itu gagal menyegel SPBU karena dihadang oleh polisi. Bahkan sempat terjadi bentrokan antara mahasiswa dan aparat. Aksi dorong-mendorong pun tak terhindarkan selama 20 menit.

Usai bentrok mereka kemudian melanjutkan aksinya menuju Jl Salemba. Mereka membawa berbagai macam spanduk berisikan kekecewaan rakyat terhadap kepemimpinan SBY-JK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti spanduk bertuliskan 'Turunkan SBY-JK', 'Turunkan Harga Barang Pokok', dan 'Tolak Kenaikan BBM dan Rezim SBY-JK Antek Imperialisme,' tampak mengiringi aksi mereka.

Selain itu, mahasiswa yang berasal dari GRI, Forum Kota (Forkot), Front Indonesia Semesta (FIS) Universitas Mercu Buana, dan Rakyat Bergerak ini juga membawa poster bergambar wajah SBY yang ditempel di atas gambar bayi.

Di poster itu dituliskan, 'Saya bohongi rakyat dengan janji-janji palsu, Padahal kenaikan harga pokok dan BBM saya yang setujui."

Tak ketinggalan poster wajah JK, juga ikut ditempel di atas gambar tubuh bayi. Di poster itu bertuliskan 'Saya mikirin keuntungan dan komisi, saya biarkan rakyat melarat yang penting saya untung.'

"Jam segini bukan jam ramai untuk SPBU. Jadi saya belum perkirakan kerugian akibat penutupan, tapi yang jelas aksi ini salah alamat," ujar Safrowi, salah satu manajer di SPBU itu.

(ptr/mar)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini