Pengamat: Sidang MPR Khusus Bahas BBM Hanya Nafsu Politik

Pengamat: Sidang MPR Khusus Bahas BBM Hanya Nafsu Politik

- detikNews
Senin, 19 Mei 2008 11:31 WIB
Jakarta - Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo mencetuskan perlunya sidang khusus MPR untuk membahas rencana kenaikan harga BBM. Wacana itu disinyalir untuk mengumbar nafsu politik semata.

"Sidang MPR itu terlalu berlebihan. Nggak rasional dan hanya mengundang bahan kontroversi. Itu hanya mengumbar nafsu politik saja," kata pengamat kebijakan publik dan politik Andrinov Chaniago dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (19/5/2008).

Dengan adanya sidang MPR khusus, maka rencana kenaikan BBM menjadi bertele-tele. Akibatnya akan semakin menimbulkan spekulasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena nggak pasti, distribusi penyaluran BBM jadi terganggu. BBM di masyarakat jadi langka. Masyarakat di berbagai daerah seperti Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan, sulit mendapatkan BBM," terang staf pengajar UI ini.

Rapat interpelasi DPR ataupun sidang MPR khusus membahas BBM, menurut Andrinov adalah kegiatan yang tidak ada untungnya. "Hanya menambah kerusuhan dan kontroversi," cetusnya.

"Pemerintah memang lambat memutuskan berapa kenaikan harga BBM. Tapi DPR juga jangan semakin memperlambat hanya untuk mencari popularitas. DPR fungsikan saja pengawasan," imbuh Andrinov. (nvt/nrl)


Berita Terkait