Yenny Wahid Tuding Kubu Muhaimin Merusak Nama PKB

Yenny Wahid Tuding Kubu Muhaimin Merusak Nama PKB

- detikNews
Minggu, 18 Mei 2008 16:27 WIB
Jakarta - Surat yang dikirimkan PKB kubu Muhaimin kepada anggota DPRD se-Indonesia untuk tidak menghadiri Munas PKB kubu Gus Dur, dinilai menjelekkan nama PKB. Sebab, surat dikirim menggunakan fasilitas pemerintah.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta menegur anak buahnya, yakni Menteri PDT Lukman Edy yang mengirimkan surat itu.

"Kalau yang kita dapatkan laporan. Saya juga dapatkan kopinya. Ada kopi imbauan agar anggota DPRD FKB tidak menghadiri acara ini. Surat itu ditandatangani Muhaimin Iskandar dan Lukman Edy," kata Sekjen PKB kubu Gus Dur Yenny Wahid di sela-sela acara silaturahmi nasional FKB DPR dan DPRD se Indonesia, di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (18/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tetapi yang menjadi catatan Yenny, surat itu difaks dari Kantor Kementerian PDT. Ini merupakan preseden yang tidak baik apalagi mereka mengaku sebagai kader PKB. "Ini pencitraan yang jelek bagi PKB. Karena itu kami protes keras, jangan sampai nama PKB rusak," ujarnya.

Bagaimana sikap SBY, apa perlu menegur? "Ya perlu, pak SBY menegur kadernya yang seperti itu. Kita ini perlu disiplin. Dari dulu, PKB selalu menekankan agar tak terjadi conflict of interest," ujar Yenny.

(mar/iy)


Berita Terkait